SEJARAH BERDIRI GEREJA KEC DELI TUA
SEJARAH BERDIRI GEREJA KEC DELI TUA
Sebagai seorang nabi dan guru yang berkeliling, Yesus membentuk duabelas murid-Nya, Hanya Yesuslahyang memanggil orang-orang berdosa, terbuang dan tersingkir dari masyarakat supaya bertobat dan menjadi murid-muridnya. Karena Israil dan khususnya para murid supaya mengerti misteri perutusan serta kematian-Nya.Wafat-Nya adalah dasar serta awal Perjanjian Baru dan penyelesaian Perjanjian Lama. Komunitas yang didirikanoleh Yesus dan diurapi oleh Roh Kudus sebagai tanda terakhir kehendak Allah untuk menyelamatkan seluruh umatmanusia. Selanjutnya Gereja Kristen lahir pada hari Pantekosta. Setelah Petrus menyampaikan khutbahnya gerejaadalah persekutuan orang yang dipanggil oleh Kristus. Persekutuan ini bukan hanya dengan Kristus tetapi juga persekutuan dengan manusia lain, dalam pada itu persekutuan itu gereja melaksanakan amanat Tuhan
Gereja awal
Pendahuluan
Jika kita berbicara tentang gereja, maka yang terbayang dalam pikiran kita adalah suatubangunan atau gedung tempat kebaktian. Atau suatu struktur organisasi umat Kristiani yang telahberlangsung sepanjang sejarah Gereja Kristen.Baik suatu organisasi setempat dengan suatumajlis gereja dan seorang pendeta maupun suatu organisasi yangmeliputi wilayah yang lebihbesar.LalubagaimanaumatKristianimemaknaigerejaini?
Van Nifrik dan BJ. Boland (l995: 359-360) mengatakan, mungkin sekali gereja berasal daribahasa Portugis igreja dan melalui bahasa Latin ecclesia, akhirnya berasal dari bahasa Yunaniekklessia.KatainilahyangdijumpaidalamPerjanjianBaru,yangbiasanyaditerjemahkandengan jemaat (dahulu juga dengan “sidang atau sidang jemaat”) disebabkan terjemahannya didalam Katekismus Heidelbeg, maka di dalam pengakuan Iman Para Rasul , kata ecclesiadapatditerjemahkan dengan “Gereja Kristen”. Tetapi kata “Kristen” sebenarnya tidaklah terdapat didalam naskah asli.Dapat dikatakan, bahwa kata ecclesia telah menjadi suatu istilah yang khususartinya,sehingga tambahankata “Kristen”sebenarnya tidakdiperlukanlagi.
Di duniaYunani kata ek-klesia dari kata kerjakaleo,mula-mulaberarti merekayangdipanggil (ke luar), yaitu orang-orang merdeka, bukan budak atau pelayan yang oleh seorangbentera dipanggil berhimpun untuk menghadiri rapat rakyat. Gereja terdapat di mana ada yangdipanggil,dipanggilberhimpunan,yaituolehAllah.Gerejabukanlahsatuorganisasiorang-
orang yang mau mendirikan suatu perkumpulan untuk suatu tujuan tertentu, melainkan orang-orang itu telah dipanggil berkumpul oleh Allah sendiri. Hal ini terdapat dalam Roma (Rm) 9: 24dan Efesus (Ef) 4: 1-2 dan Timotius (Tim) l: 9. Kata jemaat berasal dari kata Arab jama’a artinyaberkumpul atau mengumpulkan. Tetapi gereja bukanlah sekelompok manusia yang berkumpulatasinisiatifnyasendiritetapiberkumpuldenganperantaraanFirmandanRoh,yangmengumpulkanbagi-Nyajemaat.
Selanjutnya istilah ekklesia tidak saja diterangkan dengan kata dipanggil, tetapi bahkandengan dipanggil ke luar.Sebagaimana Abraham telah dipanggil ke luar dari dunia orang kafir,seperti dijelaskan dalamKejadian (Kej) l2: l. Demikian pula gereja dipanggil ke luar dari duniabangsa-bangsa, keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib, seperti terdapat pada SuratPertama Petrus (I Ptr) 2: 9 surat Kolose (Kol) l: l3. Gereja adalah suatu persekutuan orang-orangyang menyadari, bahwa mereka adalah orang yang asing di bumi ini, seperti terdapat pada Ibrani(Ibr)ll: 8-l6 dan Mazmur (Mzr: 119: l9). Sementara dalam Hen Ten Nepal (2006) Church (daribahasa Yunanikyriakon milik Tuhan, kyrios Tuhan : 1 jemaat Kristen, 2 Gedung Gereja dan 3aliranKristiani.
Hal senada diungkapkan oleh Heuken (2004 : 179-180) Kata gereja dalam kata bahasaIndonesia berasal dari kata Portugis igreja yang berasal dari kata Yunani ekkklesia yaitu merekayang dipanggil, kaum, golongan)kyariake yaitu yang dimiliki Tuhan. Maka kata gereja samaasal usulnya dengan seperti kata kerkbahasa Belanda dan kirche bahasa Jerman. Kata gerejadigunakan baik untuk gedung-gedung ibadat maupun untuk umat Kristen setempat ( jemaat,umat) dan umatseluruhnya. Dalam kitab suci, Yesus menyeru kepada bangsa Israil supayabertobat, percaya kepada-Nya dan masuk ke dalam kerajaan Allah. Dalam Perjanjian Lama,bangsa ini disebut umat Allah dan sidang rayanya disebut quahal (ibrani) atau ekklesia (Yunani).Dengan memilih ke-12 Rasul, Yesus memperlihatkan bahwa ia memanggil 12 suku bangsa Israilsupaya menerima-Nya sebagai al-Masih dan diutus Allah untuk mendirikan kerajaaan-Nya yangdefinitif,tidakakantergantilagi.
Sebagai seorang Nabi dan guru yang berkeliling, Yesus membentuk kelompok murid-Nya,mirip kelompok –kelompok saleh lainnya. Tetapi hanya Yesuslah yang memanggil orang-orangyang berdosa, terbuang dan tersingkir dari masyarakat supaya bertobat dan menjadi murid-muridnya. ( Markus 6, 34 dan Matius 10, 6) Inti kelompok muridnya ada adalah keduabelas rasulsejajardengankeduabelasbangsaIsrail.TetapikarenaIsraildankhususnyaparamuridsupaya
mengertimisteriperutusansertakematian-Nya.Wafat-NyaadalahadalahdasarsertaawalPerjanjianBaru(Markus :14,24)danpenyelesaianPerjanjianLama.
Church menurut O’Collins, Gerald dan Edward G. (1996: 86) merupakan komunitas yangdidirikan oleh Yesus dan diurapi oleh Roh Kudus sebagai tanda terakhir kehendak Allah untukmenyelamatkan seluruh umatmanusia.Kehadiran Allah diantara manusia dinyatakan dalampewartaanhidupsakramental,pelayananpastoraldanorgnisaidarikomunitasini.
Jadi, wujud gereja adalah pesekutuan dengan Kristus. Jika suatu Gereja Kristen tidak adapersekutuan ini, maka persekutuan itu tidak berhak disebut Gereja. Tetapi persekutuan denganKristus ini menurut H. Berkhof (dalam H. Enklaar l96l: 7) berarti juga persekutuan denganmanusia lain. Tatkala Tuhan Yesus memanggil murid-murid-Nya, maka mereka dikumpulkanmenjadi satu rombongan orang yang masing-masing bukan saja terikat kepada Penebusannya,tetapi seseorang kepada yang lainnya.Kristus telah berjanji akan hadir di mana dua atau tigaorang yang berhimpun atas nama-Nya. Hal ini masih berlaku terus. Persekutuan beragam itunampakseindah-indahnyadalamPerjamuanKudus,karenadisanalahjemaatmerasaipertaliannya denganKristusdanhubungannya satusamalainterjalindenganerat.
Paulus sudah mengumpamakan persekutuan yang beragam itu dengan menyebut gerejasebagai Tubuh Yesus di dunia. Hal ini terdapat pada l Korintus l2: l2, Efesus 4: l5, Kolose l: l8.Menurut Harun Hadiwijono (l992: 459) Di dalam Perjamuan Kudus itudengan jelas tampakbahwa yang menjadi asas Gereja atau asas persekutuan gereja sebagai Tubuh Kristus adalahKorban Kristus semata-mata. Dalam Korintus II: 25 menyatakan “cawan minuman itu adalahPerjanjianBaruyangdimateraikanolehdarahKristus.MakaPerjamuanKudusadalahperjamuan gereja. Sebab dalam Perjamuan Kudus menunjukkan bahwa hanya korban Kristuslahyangmenjadiasasgereja,yangmenjadiasaspersekutuanTuhandenganumat-Nya,danpersekutuanantaraumat-Nya.”
Dengan demikian, secara fisik gereja bermakna suatu tempat berhimpunnya orang-orangyangdipanggil,untukmelaksanakankebaktian.Sementaradalammaknayanglain,suatuhimpunan orang`-orang yang dipanggil, oleh Kristus dengan kuasa Roh. Umat Kristiani lebihcendrung memakai pada makna yang kedua. Dengan demikian, istilah gereja lebih digunakansebagai padananistilahummatdalam Islam,danbukan sebagai padananistilahjami’ataumasjid.
Tetapi wujud Gereja Kristen belum cukup diartikan dengan menunjuk kepada persekutuansaja. Selain itu perlu juga ditekankan kepadatugas dan amanat gereja. Yesus telah menyuruhpara murid-Nya dengan berkata: “Pergilah kamu, jadikanlah sekalian bangsa itu murid-Ku.”(Matius 28: l9).Kemudian pada Kis: 8 “Kamu akan menjadi saksi bagi-Ku … sehingga sampaike ujung bumi.” Perintah ini berlakujuga untuk segala pengikutnya dikemudian hari selamabumi ini masih ada. Oleh sebab itu gereja bukan saja lahir dari amanat Kristus, tetapi amanat itupula menjadi wujud gereja yang sewajarnya. Amanat Kristusmenjadikan persekutuan gereja,dan dalam pada itu persekutuan gereja melaksanakan amanat Tuhan.Dengan kata lain, GerejadanPekabaranInjilmerupakandwitunggalyangtakterpisahkan.
Dengan demikian, ketika gereja lahir pada hari keturunan Roh Kudus, maka ketika itu jugaamanatlahir,yakniuntukmewartakanInjilke seluruhbumi.
Umat Kristiani menurut Thomas Michel (2002: 78)meyakini, bahwa keberadaan gereja(jemaat Kristiani) di dunia ini menandakan karya yang telah, sedang dan akan dilaksanakan olehAllahbagiumatmanusiamelaluimanusiaYesus.KaryaAllah,yaitukaryarekonsiliasi(perdamaian), mendamaikan manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia, dan karyapengkudusan, (membuat manusia menjadi kudus, hidup dalam kasih dan ketaatan kepada Allah),berlangsungdi dalam dan diluarGerejaKristiani.Keberadaangerejamenjadisaksi karyaperdamaiandanpengkudusan yang dilakukan Allahdalamsejarahdan menunjukkancaraAllah-
-menurutkeyakinanKristiani-- melaksanakanpenyelamatanumatmanusia.
DalamTeologiKristiani,menurutTomJacobs(l985:3)makapahamkeselamatansebetulnyamengandaikansituasimanusiayangdalambahaya,palingtidaksebagaikemungkinan real. Keselamatan tidak hanya berarti tidak ada dosa, secara positifdengan kataitu diungkapkan juga keadaaan manusia yang baik dan bahagia. Keselamatan berarti kebebasanfundamental dari jerat dosa, di mana dosa diandaikan sebagai semacam kekuatan jahat yangberkuasa atas manusia.
Dengan demikian,paham keselamatan dalam tradisi gerejadijelaskan denganmacam-macam gagasan, antara lain rahmat, kesucian, iman, penebusan, dan terutama karya penebusanKristus. Jelasnyakeselamatan menjadi suatu kategori teologis yang luas, yang mencakup segalabentukhubunganmanusiadenganAllah
Gereja Rasuli
Menurut Heuken ( 2004 : 180-1) gereja tumbuh dari pewartaan Injil yang diimani danpembaptisan. Tidak mengherankan bahwa tidak ada satu sabda Yesus yang dapat disebut sabdapendirian gereja, sebab gereja berakar dari dalam hidup, pewartaan dan peristiwa paskah, yaituwafat, kebangkitan Kristus dan pengutusan Roh Kudus. Sebelum pentakosta sudah ada suatukelompok murid, tetapi gereja belum ada. Ia tumbuh sejak pentakosa dari murid-murid YesuslangkahdemilangkahsepertikelihatandalamKisahPara Rasuldansurat-suratPaulus.
Dalam hal ini Yesus mengatakan : bahwa ia akan membangun gereja di atas batu karangSimonPetrus(Matius16,18)YesushendakmembangunsuatugerejadankepadaPetrusdiberikan-Nya kekuasaan kunci di dalamnya dan musuh-musuhnya tidak akan pernah dapatmenghancurkannya. Gereja Kristus demikian kokoh karena dia mengorbankan diri-Nya untukorang banyak dan karena dalam darah-Nyamengadakan Perjanjian Baru dan Kekal. DalamPerjanjian ini gereja adalah sarana untuk membangun Kerajaan Allah , untuk mengumpulkansemua orangdaripenjurudunia.
MenurutThomas Michel (2002: 46dan 85)KomunitasKristiani yangdihasilkan dandigambarkan dalam Kitab-Kitab Perjanjian Baru disebut Gereja Rasuli atau Gereja Apostolik,yakni Gereja para Rasul dan jemaat atau generasi pertama Kristiani. Halini meliputi kurunwaktu antara30-l00tahun,antara peristiwa pentakostadanpenulisanterakhiral-Kitab.
Paskah kematian Yesus,merupakan masa krisis bagi paramurid,menyusul kemudianpengalaman yang bertubi-tubi dari Yesus, Dia bangkit dari kematian dan berlangsung selama 40hari dan kemudian Yesus taklagi kelihatan olehmereka.Kemudian paramuridmemasukiperiode krisis lainnya, keduabelas murid bersama Maria, ibu Yesus, berkumpul di Yerussalemuntukberdo’adanmerenungkan apayangtelah terjadisekaligusapayanghendakmerekalakukan selanjutnya. Periode do’a dan persembunyian ini berlangsung selama l0 hari. Pada akhirperiode ini yaitu di saat orang-orang Yahudi merayakan pesta Pentakosta, mereka secara komunimendapatkan pengalaman akan Roh Allah yangbekerja dalam diri mereka. Merekamerasadipenuhi akan Roh Allah. Mereka tidak lagi berdiam diri dan Petrus sebagai pimpinan kelompok,mulai berkhotbah. Karena khotbah Petrus pada saat itu berisi ringkasan iman Kristiani dalambentukpalingawal.
Adapun kutipan khotbah Petrus tersebut terdapat dalam Kisah Para Rasul (Kis) 2: l4-36.Petrusmemulaikhotbahnyadenganmengutipkata-kataNabiYoel(Kis2:l7-2l).“Akanterjadi
Komentar
Posting Komentar